Menjadi orang kaya dan memiliki keuangan yang berlimpah adalah impian semua orang. Namun, bagaimana jika uang yang didapat bukanlah murni dari hasil jerih payah yang “halal”, melainkan dari hal-hal yang merugikan orang lain? Dalam hal ini uang yang didapat bukanlah murni hasil kerja kerasnya, melainkan hasil dari “mencuri” dari yang bukan miliknya. Tentu hal ini merupakan pekerjaan dari para koruptor di Indonesia yang telah berhasil menggelapkan uang Negara untuk memenuhi hasrat pribadinya. Berikut ini adalah daftar orang terkaya di Indonesia melalui hasil korupsi:

  • David Nusa Wijaya

Merupakan seorang direktur utama Bank Umum Servitia pada tahun 1998 – 1999 dan juga seorang pengusaha ternama di Indonesia. Ia merupakan terpidana dalam kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dengan total uang yang digelapkannya sebanyak 1,291 triliun rupiah. Pada tahun 2203, David divonis hukuman penjara 8 tahun dan denda sebesar 30 juta rupiah, dan juga harus membayar uang pengganti sejumlah uang yang digelapkannya. Namun David berhasil meloloskan diri sebelum akhirnya dieksekusi menjadi buronan.

  • Andrian Kiki Ariawan

Direktur Utama PT. Bank Surya pada tahun 1989 – 1998. Andrian Kiki Ariawan telah merugikan uang Negara sebanyak 2 triliun rupiah akibat persetujuannya untuk memberikan kredit kepada 166 perusahaan yang tidak melakukan suatu kegiatan operasional.

  • Maria Pauline Lumowa

Maria Pauline Lumowa terlibat kasus korupsi pembobolan bank BNI sebanyak 1,7 triliun rupiah. Maria kemudian melarikan diri ke Singapura lalu usahanya diketahui oleh para petugas yang berusaha menangkapnya. Kini Maria Pauline telah menetap di negeri Belanda dan menjadi warga tetap disana. Karena hal ini, pemerintah Indonesia tidak bisa melakukan ekstradisi kepadanya.

  • Eko Adi Putranto

Eko Adi Putranto merupakan salah satu direktur di BHS. Eko telah menggelapkan uang sebanyak 2,659 triliun rupiah yang mengakibatkan kerugian besar bagi Negara. Eko sempat melarikan diri ke Singapura dan Australia sebelum akhirnya divonis 20 tahun penjara.

Itulah beberapa koruptor “terkaya” di Indonesia dengan kasus korupsi yang merugikan Negara. Selain itu, masih ada banyak lagi koruptor-koruptor yang berkeliaran di negeri ini.